Ekoteologi Pondok Pesantren dalam Tafsir Al-Tsaqafi : Analisis Ayat Quran Al-A’raf ayat 58

Authors

  • Mohammad Ilham Maulana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Author

DOI:

https://doi.org/10.66052/ijosim.v2i1.413

Keywords:

Ekoteologi, Pesantren, Tafsir Ats-Tsaqafi, Green Pesantren, Al-A’raf [7]: 58

Abstract

Krisis ekologis menuntut respons keilmuan yang melampaui pendekatan teknis dengan mengintegrasikan dimensi etis-spiritual, khususnya dalam ekosistem pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan merumuskan ekoteologi pondok pesantren melalui lensa tafsir ats-Tsaqafi sebagai pendekatan kultural yang menautkan teks wahyu dengan konteks kelembagaan pesantren, serta mengoperasionalkannya dalam kerangka green pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kepustakaan yang diperluas (text–policy oriented). Data bersumber dari ayat-ayat Al-Qur’an bertema ekologi, literatur tafsir dan ekoteologi, serta dokumen kelembagaan pesantren meliputi kebijakan, kurikulum, SOP, dan laporan program. Analisis dilakukan secara berlapis melalui analisis konten terarah, analisis wacana, dan analisis hermeneutik interpretatif untuk mengaitkan teks, konteks, dan praksis. Hasil penelitian menunjukkan lima kategori normatif—tawḥīd, khilāfah/amanah, mīzān, fasād/iṣlāḥ, dan maṣlaḥah/maqāṣid—sebagai fondasi ekoteologi pesantren yang dioperasionalkan ke dalam empat domain utama: tata kelola, kurikulum-pedagogi, budaya santri, serta sarana-prasarana. Integrasi normatif dan operasional tersebut menghasilkan paket Indikator Kinerja Lingkungan (IKL) yang terukur disertai siklus PDCA dan logic model untuk perbaikan berkelanjutan. Artikel ini berkontribusi pada penguatan jembatan antara tafsir Al-Qur’an dan tata kelola pesantren dalam mendorong transformasi green pesantren berbasis legitimasi syar‘i dan akuntabilitas metrik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustus, Vol No, and Muhammad Alif. “PELESTARIAN LINGKUNGAN DALAM PERPEKSTIF AL- QUR ’ AN : STUDI QUR ’ AN TEMATIK” 5, no. 2 (2025): 434–42. https://doi.org/10.59966/setyaki.v1i1.5.1.

Akbar, Ahmad Fadly Rahman, Muhammad Diaz Supandi, Ihwan Agustono, and Niken Sylvia Puspitasari. “THE DYNAMICS OF QUR’ANIC TAFSIR IN INDONESIA: HISTORICAL PERIODIZATION AND THE ROLE OF LOCAL SCHOLARS.” Dirosat : Journal of Islamic Studies 10, no. 1 (June 9, 2025): 65. https://doi.org/10.28944/dirosat.v10i1.2079.

Anam, Saichul, and Muhammad Nabil Iklil Mubarok. “From Pegon to Arabic: The New Tafsir of Indonesian Pesantren.” Aqwal: Journal of Qur’an and Hadis Studies 6, no. 1 (October 1, 2025): 90–114. https://doi.org/10.28918/aqwal.v6i1.12298.

Arifah, Umi, Ahmad Fauzan Hidayatullah, and Anif Rizqianti Hariz. “Program Eco-Pesantren Dalam Pelestarian Lingkungan.” JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal Dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan 19, no. 1 (January 31, 2022): 105–14. https://doi.org/10.31964/jkl.v19i1.462.

AZZAHRA, SYAIRA, and Siti Maysithoh. “PERAN MUSLIM DALAM DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN: AJARAN DAN PRAKTIK.” At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam 6, no. 1 (May 26, 2024): 1568–79. https://doi.org/10.20885/tullab.vol6.iss1.art8.

Jamaluddin, Jamaluddin. “Fiqh Al-Bi’ah Ramah Lingkungan; Konsep Thaharah Dan Nadhafah Dalam Membangun Budaya Bersih.” Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman 29, no. 2 (July 31, 2018). https://doi.org/10.33367/tribakti.v29i2.600.

Junianto, Agus, Syamsuddin R S, and Asep Iwan Setiawan. “Pemberdayaan Lingkungan Melalui Eco-Pesantren.” Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam 10, no. 1 (April 21, 2025). https://doi.org/10.15575/tamkin.v10i1.28314.

Lukman, Fadhli. “Telaah Historiografi Tafsir Indonesia.” SUHUF 14, no. 1 (June 30, 2021): 49–77. https://doi.org/10.22548/shf.v14i1.616.

Nailur Ridha, and Abdul Wahid. “Ekopesantren Pondok Pesantren Annuqayah (Strategi Konservasi Lingkungan Dan Penguatan Agraria Pada Masyarakat Pedesaan Kabupaten Sumenep).” JSP: Jurnal Studi Pesantren 1, no. 1 (2022): 93–116. https://doi.org/10.59005/jsp.v1i1.154.

Putri, Liza Diniarizky, Catur Nugroho, Abdul Malik, and M Nastain. “Developing Ecological Piety in Pesantren: The Kyai’s Cognition and the Practice of Living Fiqh Al-Bī’ah in Banten.” Ijtihad : Jurnal Wacana Hukum Islam Dan Kemanusiaan 23, no. 2 (January 2, 2024): 235–59. https://doi.org/10.18326/ijtihad.v23i2.235-259.

Rodin, Dede. “Alquran Dan Konservasi Lingkungan: Telaah Ayat-Ayat Ekologis.” Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam 17, no. 2 (November 21, 2017): 391. https://doi.org/10.21154/altahrir.v17i2.1035.

Samsudin, Sahiron. “PENDEKATAN DAN ANALISIS DALAM PENELITIAN TEKS TAFSIR:” SUHUF 12, no. 1 (June 28, 2019): 131–49. https://doi.org/10.22548/shf.v12i1.409.

Subaidi, Ahmad Tantowi, Nur Cholid, Mahfudz Junaedi, Waluyo, and Mukh Nursikin. “Eco-Pesantren: Islamic Education in Forest Conservation Landscapes.” Fudan Journal of the Humanities and Social Sciences 16, no. 4 (December 24, 2023): 541–67. https://doi.org/10.1007/s40647-023-00386-w.

Suryanto, Bradhiansyah Tri. “Eko-Pesantren: Mewujudkan Pesantren Peduli Dan Berbudaya Lingkungan Berbasis Kemandirian.” Jurnal ISLAM NUSANTARA 03, no. 01 (2019): 263–86. https://jurnalnu.com/index.php/as/article/view/111.

Yunus, Eka Mulyo, Andika Andika, Ahmad Yani, Muria Khusnun Nisa, and Hasyim Muhammad. “Revitalisasi Tafsir Ekologi Pada Kandungan Surat Al-A’raf [7] Ayat 56-58 Dalam Rencana Penanaman Pohon Trembesi Di Lingkungan UIN Walisongo Semarang.” Jurnal Riset Agama 1, no. 3 (December 15, 2021): 112–31. https://doi.org/10.15575/jra.v1i3.15112.

Zaiyadi, Ahmad. “Lokalitas Tafsir Nusantara: Dinamika Studi Al-Qur’an Di Indonesia.” Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist 1, no. 1 (August 7, 2018): 01–26. https://doi.org/10.35132/albayan.v1i1.1.

Zuhdi, Muhammad Harfin. “Fiqh Al-Bî’ah Tawaran Hukum Islam Dalam Mengatasi Krisis Ekologi.,” no. 35 (n.d.).

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Ekoteologi Pondok Pesantren dalam Tafsir Al-Tsaqafi : Analisis Ayat Quran Al-A’raf ayat 58. (2026). Indonesian Journal Of Social Issues and Multidisiplinary Studies, 2(1), 580-590. https://doi.org/10.66052/ijosim.v2i1.413