Pemetaan Tingkat Kebugaran Jasmani Mahasiswa PJKR FKIP UKAW yang Mengikuti Perkuliahan Bulutangkis
DOI:
https://doi.org/10.24815/sejarah.v11i1.363Keywords:
Kebugaran Jasmani, Bulutangkis, Mahasiswa PJKRAbstract
Pembelajaran bulutangkis tidak terlepas dari komponen kebugaran jasmani yang harus dimiliki oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) yang memprogramkan mata kuliah bulutangkis. Komponen kebugaran jasmani tersebut meliputi kekuatan, kecepatan, koordinasi, kelincahan, kelentukan, power, daya tahan, dan keseimbangan yang berperan sebagai dasar dalam mendukung keterampilan bermain bulutangkis serta memberikan manfaat bagi kesehatan, seperti mempertahankan kebugaran tubuh, menurunkan berat badan, meningkatkan fungsi kognitif, menguatkan otot dan persendian, mengurangi stres, serta mencegah berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemetaan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa PJKR yang memprogramkan mata kuliah bulutangkis. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian berjumlah tujuh (7) orang mahasiswa yang mengikuti pembelajaran bulutangkis di Gedung Axel Sport. Pengumpulan data dilakukan melalui empat butir tes dan pengukuran kebugaran jasmani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani mahasiswa berada pada kategori Baik Sekali dengan nilai 65,3, kategori Baik dengan nilai 56,0, dan kategori Kurang dengan nilai 49,0. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa secara umum kebugaran jasmani mahasiswa PJKR yang memprogramkan mata kuliah bulutangkis berada pada kategori baik hingga sangat baik, sehingga pembelajaran bulutangkis memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kebugaran jasmani mahasiswa.






