Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Minat Belajar Peserta Didik di MA Al-Huda Kota Gorontalo Tahun Pelajaran 2025/2026
DOI:
https://doi.org/10.24815/sejarah.v11i1.535Keywords:
pola asuh orang tua, minat belajar, peserta didik, pendidikan agama Islam, madrasah aliyahAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh pola asuh orang tua terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam selama tahun ajaran 2025-2026, di MA Al-Huda, Kota Gorontalo. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan struktur asosiatif kausal ex post facto. Sampel 112 responden, yang dipilih melalui metode sampel random sampling, digunakan untuk total 208 siswa yang diselidiki. Pengumpulan data dilakukan melalui survei berdasarkan skala Likert, yang dianalisis untuk mengetahui keandalan dan validitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 16.0 dan mencakup pengujian sebelumnya, regresi linier sederhana, koefisien penentuan, dan uji-t. Temuan menunjukkan bahwa pengasuhan orang tua memiliki dampak positif dan relevan terhadap minat akademik siswa (t = 2,498; p < 0,05), dengan koefisien korelasi 0,232, yang sesuai dengan kategori rendah. Koefisien penentuan yang memiliki nilai 0,054 mengungkapkan bahwa pola asuh orang tua hanya menyumbang 5,4% dari perubahan minat belajar; sisanya dipengaruhi oleh elemen lain. Orang tua menggunakan gaya pengasuhan seperti otoriter, permisif, dan demokratis. Meskipun pola asuh memiliki peran dalam pengembangan minat belajar, temuan ini menunjukkan bahwa kontribusinya masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan bantuan dari lingkungan sekolah dan dari elemen internal siswa. Diharapkan penelitian ini menjadi dasar pengembangan strategi pembinaan yang lebih efektif dan meningkatkan kualitas pembelajaran PAI.






