Guru PAI sebagai Arsitek Akhlak: Membangun Fondasi Moral Peserta Didik di Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.162Keywords:
Guru PAI, Akhlak, Moral, Literasi DigitalAbstract
Peran guru PAI sebagai arsitek akhlak dalam membangun moral peserta didik di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan mengkaji buku, artikel jurnal ilmiah, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan perlunya rekonstruksi peran guru dari penyampai materi menjadi perancang pengalaman belajar dialogis-reflektif, personal, dan berorientasi internalisasi nilai. Penguatan moral dilakukan melalui “benteng akhlak” berbasis tabayyun, etika komunikasi digital, dan resiliensi moral untuk menghadapi hoaks, cyberbullying, serta tren negatif. Teknologi diintegrasikan secara pedagogis melalui digital storytelling, kolaborasi kreatif di media sosial, dan penguatan self-control berbasis muraqabah, serta didukung sinergi sekolah, keluarga dan masyarakat dengan evaluasi karakter berbasis perilaku.


