Paradigma Penelitian dalam Ilmu Manajemen
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.256Keywords:
paradigma penelitian, ilmu manajemen, positivisme, konstruktivisme, filsafat ilmuAbstract
Paradigma penelitian memiliki peran fundamental dalam membentuk cara pandang ilmiah terhadap realitas, pengetahuan, dan metode penelitian dalam ilmu manajemen. Perbedaan paradigma menghasilkan perbedaan mendasar dalam perumusan masalah, pemilihan metode, teknik analisis, serta interpretasi hasil penelitian. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis paradigma penelitian dalam ilmu manajemen melalui pendekatan filosofis yang mencakup ontologi, epistemologi, dan metodologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) terhadap literatur klasik dan kontemporer dalam filsafat ilmu dan manajemen. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma positivistik menekankan objektivitas dan pengukuran empiris, paradigma konstruktivistik menekankan pemaknaan subjektif dan konstruksi sosial, sedangkan paradigma kritis berfokus pada relasi kekuasaan dan pembebasan sosial. Pemilihan paradigma yang tepat berimplikasi langsung terhadap kualitas, konsistensi metodologis, dan relevansi hasil penelitian manajemen. Oleh karena itu, pemahaman paradigma menjadi prasyarat penting dalam penyusunan penelitian tesis maupun pengembangan teori manajemen.


