Pengaruh Motivasi Intrinsik, Efikasi Diri, dan Resiliensi terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.562Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik, efikasi diri guru, dan resiliensi guru terhadap kinerja guru pada Sekolah Dasar Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) Surabaya. Konteks sekolah SPK dengan kurikulum ganda, lingkungan multibahasa, serta tuntutan pembelajaran berstandar nasional dan internasional menempatkan guru pada kompleksitas kerja yang tinggi, sehingga faktor psikologis internal dipandang berperan penting dalam menjaga kualitas kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 47 guru tetap yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Pengujian instrumen meliputi uji validitas dan reliabilitas, sedangkan pengujian model dilakukan melalui uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik dan efikasi diri guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru secara parsial. Sebaliknya, resiliensi guru tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja guru secara parsial. Secara simultan, motivasi intrinsik, efikasi diri guru, dan resiliensi guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam model penelitian. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan motivasi intrinsik dan efikasi diri guru sebagai faktor strategis dalam peningkatan kinerja guru di sekolah SPK. Implikasi praktis penelitian ini menekankan perlunya kebijakan manajemen sekolah yang mendukung otonomi profesional, pengembangan kompetensi, serta iklim kerja yang kondusif untuk menjaga keberlanjutan kinerja guru dalam jangka panjang.





