Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPAS Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.664Keywords:
Problem Based Learning, Motivasi Belajar, Hasil BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas eksperimen yang menggunakan model PBL dan 33 siswa kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar (pretest-posttest) dan angket motivasi belajar yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, serta uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPAS antara siswa yang belajar dengan model PBL dan model konvensional (nilai rata-rata posttest eksperimen 40,59 > kontrol 33,18); (2) motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS, dengan kelas eksperimen tidak memiliki siswa bermotivasi rendah (65,6% sedang, 34,4% tinggi) sementara kelas kontrol masih terdapat 9,1% siswa bermotivasi rendah; (3) terdapat interaksi signifikan antara model PBL dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPAS (Sig. 0,000 < 0,05). Model PBL terbukti efektif meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan capaian akademik. Temuan ini menguatkan bahwa pembelajaran berbasis masalah relevan diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.





