Hubungan Binge Watching dengan Bedtime Procrastination pada Mahasiswa Universitas Negeri Padang
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.685Keywords:
Menonton maraton; menunda-nunda waktu tidur; mahasiswa universitas; penundaan tidur; media digital.Abstract
Penelitian ini mengkaji hubungan antara menonton maraton dan penundaan waktu tidur di kalangan mahasiswa sarjana di Universitas Negeri Padang. Desain korelasi kuantitatif digunakan dengan 272 peserta berusia 18–25 tahun yang dipilih melalui sampling purposif. Data dikumpulkan menggunakan Kuesioner Skala Keterlibatan Menonton Maraton (BWESQ) dan Skala Penundaan Waktu Tidur (BPS), dianalisis menggunakan korelasi peringkat Spearman. Hasil menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara menonton maraton dan penundaan waktu tidur (r = 0.433, p < 0.001). Semua tujuh aspek menonton maraton secara signifikan terkait dengan penundaan waktu tidur, dengan emosi positif menunjukkan hubungan terkuat (r = 0.416). Meskipun sebagian besar mahasiswa masuk dalam kategori menonton maraton sedang (54,04%), mayoritas menunjukkan penundaan waktu tidur yang tinggi (79,41%), menunjukkan bahwa penundaan waktu tidur bersifat multifaktorial. Temuan ini menyoroti menonton maraton sebagai faktor perilaku yang berkontribusi terhadap penundaan waktu tidur di kalangan mahasiswa universitas.





