Strategi Konselor dalam Membangun Self-confidence Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang Mengalami Bullying Sosial

Authors

  • Hana Naimah Bimbingan dan Konseling Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia Author
  • Hendro Yulius Suryo Putro Bimbingan dan Konseling Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia Translator
  • Sulistiyana Sulistiyana Bimbingan dan Konseling Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia Translator

DOI:

https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.726

Keywords:

Bullying Sosial, Self-Confidence, Strategi Konselor, PIK-R, NVivo

Abstract

Bullying sosial di lingkungan sekolah sering kali berdampak pada menurunnya kepercayaan diri siswa, terutama pada jenjang Sekolah Menengah Pertama yang sedang berada pada fase perkembangan emosional dan sosial yang sensitif. Penelitian ini bertujuan menggali secara mendalam strategi konselor dalam membangun kembali self-confidence siswa yang mengalami bullying sosial di SMPN 6 Banjarmasin melalui pendekatan kualitatif studi kasus. Informan penelitian terdiri atas dua konselor sekolah, tiga anggota tim PIK-R Teman Sebaya, serta siswa yang pernah mengalami bullying sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo melalui proses coding, reduksi data, serta pemetaan tema menggunakan fitur word cloud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi kasus dilakukan melalui pengamatan perubahan perilaku siswa, pemanfaatan informasi dari teman sebaya, serta penggunaan bukti digital dalam kasus cyberbullying. Strategi konselor meliputi pembangunan suasana aman, pendekatan bertahap dalam konseling, pengarahan dengan empati, bimbingan klasikal tentang dampak bullying, serta latihan penguatan diri melalui afirmasi positif dan identifikasi potensi siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pemulihan kepercayaan diri tidak terjadi secara instan, tetapi memerlukan dukungan konseling yang konsisten, kolaborasi dengan teman sebaya, serta keterlibatan lingkungan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi konselor yang terstruktur, empatik, dan kolaboratif berperan penting dalam membantu siswa memulihkan self-confidence serta membangun iklim sekolah yang lebih aman dan suportif.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-03-16

How to Cite

Strategi Konselor dalam Membangun Self-confidence Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang Mengalami Bullying Sosial. (2026). Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 9(1), 3449-3471. https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.726

Similar Articles

51-60 of 98

You may also start an advanced similarity search for this article.