Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PetroChina International Jabung Ltd.
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i2.797Keywords:
aktivitas fisik, produktivitas kerja, IPAQ, industri minyak dan gas, PetroChinaAbstract
Aktivitas fisik merupakan determinan penting produktivitas kerja, terutama pada industri minyak dan gas yang menuntut stamina fisik tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh aktivitas fisik terhadap produktivitas kerja karyawan PetroChina International Jabung Ltd. Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Desain penelitian menggunakan cross-sectional terhadap 184 responden yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan produktivitas kerja diukur menggunakan kuesioner produktivitas. Analisis data meliputi univariat, bivariat (Chi-Square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil menunjukkan mayoritas karyawan memiliki aktivitas fisik sedang (61,4%) dan produktivitas kerja tinggi (63,6%). Uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan produktivitas kerja (Pearson Chi-Square=83,199; p<0,001). Analisis regresi logistik menunjukkan aktivitas fisik berpengaruh paling dominan terhadap produktivitas kerja (OR=349,571; 95% CI: 38,897–3141,605; p<0,001) dengan nilai Wald tertinggi (27,329). Model prediksi memiliki akurasi 89,7% dan Nagelkerke R²=0,843. Aktivitas fisik terstruktur yang disesuaikan dengan pola shift kerja direkomendasikan untuk meningkatkan produktivitas karyawan.

