Teori Potensi Diri dalam Pendidikan Islam: Analisis Filosofis Dan Implementasi Pengembangan Fitrah
Keywords:
Potensi Diri, Pendidikan Islam, Fitrah, Insan Kamil, Tarbiyah Dan Ta’dib.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam konsep potensi diri manusia dalam perspektif pendidikan Islam. Dalam pandangan Islam, potensi diri dipahami sebagai fitrah, yaitu kapasitas dasar yang dianugerahkan Allah SWT kepada setiap individu sejak lahir. Permasalahan utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah ketidakseimbangan dalam pengembangan potensi intelektual, fisik, dan spiritual yang kerap terjadi dalam sistem pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi terhadap berbagai sumber literatur, baik karya-karya klasik maupun kontemporer yang relevan dengan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi diri manusia bersifat integral dan holistik, yang mencakup dimensi aqliyah (intelektual), jasadiyah (fisik), dan ruhaniyah (spiritual). Pendidikan Islam memiliki peran strategis sebagai fasilitator melalui proses tarbiyah dan ta’dib dalam mengaktualisasikan potensi tersebut agar berkembang menjadi kompetensi nyata. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan Islam tidak hanya diukur dari pencapaian intelektual semata, tetapi dari kemampuan individu dalam mencapai derajat insan kamil, yaitu pribadi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kemuliaan akhlak.
Downloads
References
Al-Attas, S. M. N. (1980). The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur: ABIM.
Al-Ghazali. (1993). Ihya’ Ulumuddin. Beirut: Dar al-Fikr.
Langgulung, H. (1987). Manusia dan Pendidikan: Suatu Analisa Psikologi dan Pendidikan Islam. Jakarta: Pustaka al-Husna.
Langgulung, H. (2002). Asas-Asas Pendidikan Islam. Jakarta: Al-Husna Baru.
Nasr, S. H. (1964). Science and Civilization in Islam. Cambridge: Harvard University Press.
Suyadi. (2012). Psikologi Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pedagogia.
Mardiasmo. (2009). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.
Sedarmayanti. (2012). Good Governance: Kepemerintahan yang Baik. Bandung: Mandar Maju.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutoro, E. (2014). Desa Membangun Indonesia. Yogyakarta: Forum Pengembangan Pembaharuan Desa (FPPD).
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
UNDP. (1997). Governance for Sustainable Human Development. New York: United Nations Development Programme.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 IJOSIM : International Journal Of Social Issues and Multidisiplinary Studies

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


