Kontribusi Stres Akademik Terhadap Munculnya Pemikiran Bunuh Diri Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.277Keywords:
stres akademik, bunuh diri, tugas akhirAbstract
penelitian ini berfokus untuk mengukur kontribusi stres akademik terhadap munculnya pemikiran bunuh diri (sucidal ideation) pada mahasiswa tingkat akhir di sumatera barat. mahasiswa tingkat akhir menghadapi tekanan sepesifik mulai dari beban pengerjaan tugas akhir, ekspektasi keluarga, hingga kecemasan akan masa depan. pendekatan kuantitaif kausal diterapkan pada 96 partisipan yang dipilih melalui puprosive sampling. hasil pengelohan data menunjukkan bahawa mayoritas mahasiswa berasa pada kategori sedang. baik untuk stress akademik (79%) maupun ideasi bunuh diri (70%). namun analisis hipotesis mengindikasikan tidak adanya pengaruh signifikan stress akademik terhadap pemikiran bunuh diri (P= 0.953 > 0,05) dengan nilai dterminasi R2 sebesar 0.000. hal ini mengindikasikan bahwa pada sampel mahaiswa tingkat akhir di sumatera barat, munculnya pemikiran bunuh diri dipengaruhi oleh faktor lain diluar tekanan akademik, seperti faktor potektif berupan dukungan sosial kolektif dan nilai religiusitas.


