Implementasi Pola Asuh Islami (Tarbiyatul Aulad) dalam Pembentukan Karakter Anak Untuk Memperkokoh Ketahanan Keluarga di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.359Keywords:
Pola Asuh Islami, Tarbiyatul Aulad, Pembentukan Karakter, Ketahanan Keluarga, Era Digital.Abstract
Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola pengasuhan anak, termasuk tantangan baru seperti penggunaan gadget berlebihan, paparan konten negatif, dan melemahnya interaksi keluarga. Pola asuh Islami (Tarbiyatul Aulad) yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits menawarkan kerangka komprehensif untuk membentuk karakter anak sekaligus memperkokoh ketahanan keluarga di tengah gempuran teknologi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pola asuh Islami dalam pembentukan karakter anak dan penguatannya terhadap ketahanan keluarga di era digital melalui kajian literatur sistematis. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis artikel ilmiah dari berbagai database akademik yang dipublikasikan antara tahun 2010-2025. Tulisan ini dibuat berdasarkan relevansi dengan tema pola asuh Islami, pembentukan karakter anak, dan ketahanan keluarga di era digital. Pola asuh Islami yang berlandaskan prinsip keteladanan, pembiasaan, nasihat hikmah, dan keseimbangan kasih sayang-disiplin terbukti efektif dalam membentuk karakter anak. Implementasi meliputi pembiasaan ibadah, mediasi digital terstruktur, dan kolaborasi orangtua-lembaga pendidikan. Studi empiris menunjukkan intervensi berbasis Tarbiyah dapat menurunkan penggunaan gadget hingga 56% dan meningkatkan kesejahteraan anak secara signifikan. Pola asuh Islami memberikan solusi komprehensif untuk tantangan pengasuhan di era digital dengan mengintegrasikan nilai-nilai Qurani, metode profetik, dan strategi digital parenting. Penguatan kapasitas orangtua, dukungan komunitas, dan konsistensi implementasi menjadi kunci keberhasilan dalam memperkokoh ketahanan keluarga.


