Pemaknaan Simbol sebagai Identitas Diri pada Komunitas Blacklist Borneo di Samarinda

Authors

  • Rico Tri Lukman Hadi Saputra Universitas Mulawarman Author
  • Kadek Dristiana Dwivayani Universitas Mulawarman Author
  • Dony Kristian Universitas Mulawarman Author
  • Harry Isra Muhammad Universitas Mulawarman Author

DOI:

https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.524

Keywords:

Interaksionisme Simbolik, Blacklist Borneo , Identitas Diri, Pemaknaan Simbol

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan simbol sebagai konstruksi identitas diri pada komunitas motor "Blacklist Borneo" di Samarinda melalui perspektif Interaksionisme Simbolik Herbert yang mencakup konsep Mind, Self, dan Society. Melalui metode kualitatif dengan teknik observasi serta wawancara mendalam, hasil penelitian pada aspek Mind menunjukkan bahwa anggota melakukan redefinisi kognitif terhadap nama "Blacklist" dari stigma negatif menjadi simbol kekuatan kolektif, di mana atribut visual seperti logo mahkota dan warna kuning diinternalisasi sebagai representasi wibawa serta kehormatan. Pada aspek Self, atribut komunitas berfungsi sebagai looking-glass self yang memicu transformasi identitas individu menjadi lebih disiplin dan bertanggung jawab karena adanya beban moral untuk menjaga marwah kelompok saat mengenakan simbol organisasi di ruang publik. Sementara itu, pada aspek Society, komunitas secara aktif melakukan negosiasi identitas melalui "manipulasi simbolik" berupa kegiatan sosial dan kolaborasi strategis dengan institusi kepolisian untuk merekonstruksi respons masyarakat (the generalized other) dari persepsi buruk menjadi pengakuan positif sebagai mitra keamanan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa simbol bukan sekadar penanda visual, melainkan instrumen kontrol moral internal dan sarana komunikasi dinamis yang efektif dalam membentuk citra positif serta memperkuat solidaritas persaudaraan di tengah stigma negatif masyarakat perkotaan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-02-24

How to Cite

Pemaknaan Simbol sebagai Identitas Diri pada Komunitas Blacklist Borneo di Samarinda. (2026). Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 9(1), 2153-2162. https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.524

Similar Articles

21-30 of 36

You may also start an advanced similarity search for this article.