Pekerjaan Ibu Rumah Tangga dalam Sektor Perkebunan Karet: Dampak Keterbatasan Ekonomi terhadap Perubahan Pola Kehidupan Keluarga di Kabupaten Padang Lawas
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.596Keywords:
Keterbatasan Ekonomi, Ibu Rumah Tangga, Petani Karet, Pola Kehidupan KeluargaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan ekonomi yang dialami keluarga petani karet di Desa Huta Bargot, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas, akibat fluktuasi harga karet yang tidak menentu. Ketergantungan pada satu komoditas menyebabkan pendapatan keluarga tidak stabil sehingga mendorong ibu rumah tangga turut terlibat dalam pekerjaan perkebunan karet. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi keterbatasan ekonomi keluarga petani karet, bentuk keterlibatan ibu rumah tangga dalam sektor perkebunan, serta dampaknya terhadap perubahan pola kehidupan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 ibu rumah tangga, 3 kepala keluarga, serta 2 tokoh masyarakat, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi mendorong ibu rumah tangga menjalankan peran ganda sebagai pekerja kebun sekaligus pengelola rumah tangga. Kondisi ini menimbulkan beban kerja ganda serta perubahan pola pengasuhan anak yang lebih bersifat kolektif. Kesimpulannya, keterlibatan ibu rumah tangga dalam sektor perkebunan karet merupakan strategi adaptif keluarga dalam menghadapi tekanan ekonomi, yang berdampak pada transformasi peran gender dan dinamika sosial dalam keluarga petani karet.





