Internalisasi Nilai-Nilai Akhlak Melalui Keteladanan Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.649Keywords:
Internalisasi Nilai, Akhlak, Keteladanan Guru, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Karakter.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis literatur mutakhir mengenai internalisasi nilai-nilai akhlak melalui keteladanan guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Internalisasi nilai tidak hanya dipahami sebagai transfer pengetahuan normatif, tetapi sebagai proses transformasi yang melibatkan dimensi kognitif, afektif, dan perilaku peserta didik secara terintegrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) terhadap artikel jurnal nasional dan internasional terbitan tahun 2019–2025. Data dianalisis melalui analisis isi tematik dengan tahapan identifikasi, klasifikasi, komparasi, dan sintesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa mekanisme internalisasi nilai melalui keteladanan guru berlangsung secara bertahap melalui observasi, identifikasi, penerimaan nilai, refleksi terstruktur, dan habituasi. Efektivitas proses tersebut dipengaruhi oleh konsistensi keteladanan guru di ruang luring dan daring, budaya sekolah yang terprogram, serta integrasi literasi digital berbasis nilai. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan model integratif internalisasi nilai akhlak yang menggabungkan keteladanan lintas ruang, refleksi terstruktur, dan penguatan budaya sekolah dalam satu kerangka konseptual operasional. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dan implikasi praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran PAI yang kontekstual dan berkelanjutan di era digital.





