Peran Mediasi Motivasi Kerja dalam Hubungan Kualitas SDM dan Beban Kerja terhadap Kinerja Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Kabupaten Tana Tidung
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.684Keywords:
Kualitas Sumber Daya Manusia, Beban Kerja, Motivasi Kerja, Kinerja Layanan KesehatanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi motivasi kerja dalam hubungan antara kualitas sumber daya manusia dan beban kerja terhadap kinerja layanan kesehatan di Pusat Kesehatan Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori melalui survei cross-sectional. Sampel dikumpulkan dari 213 karyawan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja layanan kesehatan, demikian pula beban kerja, yang juga memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja layanan kesehatan. Kualitas sumber daya manusia dan beban kerja masing-masing terbukti memiliki efek positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Selain itu, motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja layanan kesehatan dan bertindak sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kualitas sumber daya manusia dan kinerja layanan kesehatan, serta antara beban kerja dan kinerja layanan kesehatan. Temuan ini menegaskan bahwa untuk meningkatkan kinerja layanan kesehatan di Puskesmas, diperlukan penguatan kualitas sumber daya manusia, pengelolaan beban kerja secara proporsional, dan peningkatan berkelanjutan motivasi kerja tenaga kesehatan.





