Pengembangan Wisata Olahraga Paralayang di Kampung Kramat Desa Sukalarang Kabupaten Sukabumi
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.345Keywords:
pariwisata olahraga, paralayang, pariwisata desaAbstract
Kabupaten Sukabumi di Jawa Barat memiliki beragam objek wisata dan potensi. Salah satunya adalah wisata paralayang yang menjadi minat khusus. Aktivitas ini memanfaatkan sumber daya alam, tidak hanya di darat tetapi juga di udara. Salah satu objek wisata khusus ini terletak di Desa Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Lokasinya berada di Bukit Emha, yang berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan paragliding sebagai objek wisata di Desa Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Desa ini sudah memiliki objek wisata agrowisata Petik Buah dengan jeruk sebagai sumber daya utamanya. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata olahraga dan agrowisata diharapkan dapat saling mendukung untuk kemajuan desa di bawah pengelolaan pariwisata desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis potensi pariwisata paragliding di Desa Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di Desa Sukalarang, wawancara dengan kepala desa dan masyarakat setempat yang terlibat dalam aktivitas paragliding, serta studi literatur. Kemudian, data dianalisis dan diverifikasi menggunakan triangulasi data. Hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata paralayang di Desa Sukalarang mendapat dukungan dari masyarakat setempat, kepala desa, dan Badan Pariwisata Kabupaten Sukabumi. Oleh karena itu, untuk mendukung potensi lain dalam pengembangan pariwisata paralayang, disarankan untuk menerapkan bentuk pariwisata desa di sana. Alasannya, desa pariwisata diharapkan dapat menjadi penyedia kebutuhan wisatawan selama mereka melakukan paralayang atau bagi mereka yang hanya menikmati suasana desa.





