Filsafat Ilmu sebagai Fondasi dalam Metodologi Penelitian Manajemen
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.234Keywords:
filsafat ilmu, metodologi penelitian, budaya organisasi, kinerja karyawan, manajemen.Abstract
Penelitian manajemen sering kali menekankan aspek teknis metodologis tanpa refleksi filosofis yang memadai, sehingga berisiko menghasilkan temuan yang lemah secara konseptual dan paradigmatik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat ilmu sebagai fondasi metodologi penelitian manajemen dengan menitikberatkan pada kajian budaya organisasi dan kinerja karyawan. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur kritis dengan analisis konseptual terhadap tiga pilar filsafat ilmu, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi, serta relevansinya dalam desain penelitian manajemen. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejelasan asumsi ontologis menentukan cara memandang realitas organisasi, pilihan epistemologis memengaruhi metode dan teknik analisis, sementara aksiologi memastikan integritas etika dan relevansi sosial penelitian. Integrasi filsafat ilmu terbukti mampu memperkuat konsistensi metodologis dan meningkatkan kualitas penelitian manajemen, khususnya dalam mengkaji pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Artikel ini berkontribusi pada pengembangan metodologi penelitian manajemen yang lebih reflektif, koheren, dan bertanggung jawab.


