Efektivitas Forum Kemitraan Polisi dan Organisasi Masyarakat dalam Pencegahan Konflik Politik di Kota Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.454Keywords:
community policing, FKPM, kemitraan polisi dan masyarakat, konflik politik, stabilitas politik lokalAbstract
Meningkatnya dinamika politik lokal di Indonesia, khususnya pada momentum elektoral, berimplikasi pada tingginya potensi konflik politik yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan kualitas demokrasi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Forum Kemitraan Polisi dan Organisasi Masyarakat (FKPM) dalam pencegahan konflik politik di Kota Bandar Lampung, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerjanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan informan yang ditentukan secara purposive meliputi unsur kepolisian, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bandar Lampung. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FKPM telah berperan sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antara kepolisian dan organisasi masyarakat, namun efektivitasnya belum optimal karena masih bersifat formalistik dan administratif. Faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas FKPM meliputi rendahnya partisipasi komunitas yang substantif, lemahnya kepercayaan dan legitimasi publik, keterbatasan komunikasi dan adaptasi terhadap dinamika politik digital, belum optimalnya koordinasi interinstitusional, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, serta mekanisme respon cepat yang masih reaktif. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan rekonstruksi FKPM menuju model kemitraan yang bersifat community-based dan deliberatif, dengan menempatkan kepolisian sebagai fasilitator yang netral dan memperkuat tata kelola keamanan kolaboratif guna mewujudkan stabilitas politik dan demokrasi lokal yang berkelanjutan di Kota Bandar Lampung.





