Pengaruh Akses Mudah Pinjaman Online Ilegal Dan Motivasi Peminjaman Terhadap Perilaku Keuangan Dimediasi Finansial Distress Generasi Milenial Dan Gen Z
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.150Keywords:
akses mudah pinjaman online ilegal, motivasi pinjaman, prilaku keuangan, financial distressAbstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan pada berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor keuangan. Inovasi financial technology (fintech) memberikan kemudahan akses layanan keuangan kepada masyarakat melalui pemanfaatan platform digital. Salah satu produk fintech yang berkembang pesat di Indonesia adalah layanan pinjaman online. Layanan ini menawarkan proses pengajuan yang cepat, persyaratan yang mudah, serta pencairan dana dalam waktu singkat, sehingga menjadi alternatif pembiayaan yang banyak diminati oleh masyarakat, khususnya generasi milenial dan Generasi Z. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian kausal. Penelitian diarahkan untuk menguji secara empiris pengaruh akses mudah pinjaman online ilegal dan motivasi peminjaman terhadap perilaku keuangan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui financial distress sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji pengaruh mediasi finasncial distress pada hubungan variabel akses mudah piajaman online terhadap Perilaku keuangan menunjukkan hasil T hitung sebesar 2.234 dan nilai p value sebesar 0,032 < 0,05 sehingga variabel finasncial distress dapat memediasi hubungan antara akses mudah piajamana online ilegal terhadap Perilaku keuangan. Kemudian hasil uji pengaruh mediasi finasncial distress pada hubungan variabel motivasi pinjaman terhadap Perilaku keuangan menunjukkan hasil T hitung sebesar 2.032 dan nilai p value sebesar 0,042 < 0,05 sehingga variabel finasncial distress dapat memediasi hubungan motivasi pinjaman terhadap Perilaku keuangan.


