Analisis Literasi Sains Siswa terhadap Produk Makanan Manis di Kantin Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.200Keywords:
Kantin Halal, Literasi Sains Halal, Makanan Manis, Prinsip Thayyib SJPHAbstract
Keberadaan kantin sekolah membantu siswa memperoleh asupan energi yang cukup agar dapat belajar dengan lebih fokus. Selain itu, kantin berperan dalam menyediakan makanan yang halal dan thayyib, termasuk pilihan makanan manis yang sehat tanpa mengganggu kesehatan siswa. Studi kasus ini menilai tingkat keamanan, higienitas, serta titik kritis halal di salah satu kantin sekolah di Garut menggunakan pendekatan kualitatif kuantitatif melalui observasi, kuesioner literasi halal, dan wawancara. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa kantin berada dalam kondisi bersih dan higienis, namun masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian dengan prinsip thayyib serta pedagang yang belum memiliki sertifikat halal resmi meskipun menggunakan bahan berlabel halal. Penelitian ini memberikan perspektif baru dalam pengembangan literasi sains halal berbasis konteks kantin sekolah, yang masih jarang dikaji dalam literatur halal education di Indonesia. Temuan ini juga berimplikasi pada penguatan implementasi SJPH (Sistem Jaminan Produk Halal) di lingkungan sekolah, sehingga dapat mendukung terciptanya ekosistem kantin yang tidak hanya aman dan bersih, tetapi juga lebih sadar halal dan berkelanjutan bagi siswa. Selain itu, hasil studi ini berkontribusi pada pengembangan literasi sains halal di kalangan siswa, sehingga dapat menumbuhkan perilaku konsumsi yang lebih sehat, sadar halal, dan berkelanjutan.


